Tok! SEC Setujui ETF Bitcoin Spot, Kripto Kompak Hijau

Jakarta, CNBC Indonesia – Pasar kripto menguat berjamaah dalam 24 jam terakhir setelah dana yang diperdagangkan di bursa bitcoin berbasis spot (ETF bitcoin spot) disetujui oleh Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC).

Merujuk dari CoinMarketCap pada Kamis (11/1/2024) pukul 5.31 WIB, pasar kripto kompak berada di zona hijau. Bitcoin naik 1,34% ke US$46.462,95 dan secara mingguan mengalami apresiasi 8,8%.

Ethereum berada di zona positif 8,03% dalam 24 jam terakhir dan dalam sepekan terbang 15,9%

Solana mengalami apresiasi 4,71% secara harian kendati dan secara mingguan menguat 4,32%.

Begitu pula dengan Avalanche yang melonjak 12,32% dalam 24 jam terakhir dan secara mingguan berada di zona hijau 6,28%.

CoinDesk Market Index (CMI) yang merupakan indeks untuk mengukur kinerja tertimbang kapitalisasi pasar dari pasar aset digital naik 3,01 % ke angka 1.926,37. Open interest terapresiasi 6% di angka US$39,72 miliar.

Sedangkan fear & greed index yang dilansir dari coinmarketcap.com menunjukkan angka 72 yang menunjukkan bahwa pasar berada di fase greed/optimis dengan kondisi ekonomi dan industri kripto saat ini.

Dilansir dari cointelegraph.com, dalam surat 10 Januari yang diajukan ke SEC, CBOE mengatakan telah menyetujui penawaran spot BTC ETF dari ARK 21Shares, Invesco Galaxy, Fidelity, VanEck, WisdomTree, dan Franklin Templeton. Batas waktu untuk persetujuan akhir atau penolakan ETF Bitcoin spot dari ARK 21Shares adalah 10 Januari, yang mengarah ke spekulasi bahwa SEC dapat menyetujui beberapa penawaran dari manajer aset secara bersamaan.

Persetujuan ETF Bitcoin Spot pertama akhirnya disetujui AS, pencatatan di bursa dapat dilakukan dalam beberapa hari, kata Ophelia Snyder, salah satu pendiri kustodian kripto 21Shares.

Mengukur dampaknya terhadap pasar kemungkinan akan memakan waktu berbulan-bulan.

“Biasanya memakan waktu 90 hari, jadi kita bahkan tidak akan bisa melihat seperti apa sebenarnya hal ini setidaknya selama seperempat hari,” kata Snyder dalam sebuah wawancara, dikutip dari coindesk.com.

Analis di Standard Chartered memperkirakan arus masuk sebesar US$1 miliar dalam tiga bulan setelah persetujuan dan berpotensi lebih dari US$100 miliar pada akhir tahun. https://saladbiji.com/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*