Rumah Menteri di IKN Disebut Kecil, Luhut Sampai Kaget

SHARE  

Kementerian PUPR, melalui Direktorat Jenderal Perumahan, mempercepat pembangunan 36 Rumah Tapak Jabatan Menteri di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. (Dok. Kementerian PUPR) Foto: Kementerian PUPR, melalui Direktorat Jenderal Perumahan, mempercepat pembangunan 36 Rumah Tapak Jabatan Menteri di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN. (Dok. Kementerian PUPR)

Jakarta, CNBC Indonesia – Rumah menteri di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) tidak semewah yang berada di Jakarta, yakni di area Widya Chandra. Hal tersebut diungkap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.

Bahkan, ia mengatakan Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kaget saat melihat rumah menteri di IKN karena ukurannya yang kecil.

“No No, enggak-enggak lebih mewah, yang di sini (Jakarta) lebih mewah,” kata Basuki di Kompleks Istana Kepresidenan, beberapa saat lalu.

PILIHAN REDAKSITak Cuma IKN dan Jakarta, Legislator PKS Usul 3 Ibu Kota RIKPU Mengaku Pakai Cloud Alibaba, Begini Respons Kominfo

“Ya dulu yang nyebut mewah siapa? Kalau buat saya jadi lebih kecil, karena saya menempati ya (Rumah Dinas Widya Chandra). Lebih kecil dari ukuran di Widya Chandra, bahkan Pak Luhut bilang, lho ini kok kecil? mestinya bisa dibesarkan. Tetapi dengan konsep compact city disesuaikan dengan desain pemenang sayembara,” Basuki menjelaskan.

Sebelumnya pada media sosial X, ramai diskusi netizen soal megahnya rumah menteri di IKN. Lebih dari 1.000 repost yang dikumpulkan netizen.

“Marah banget lihat rumah menteri di IKN,” tulis salah satu akun.

“Rumah menteri di IKN mewah sekali, rumah pionnya kaya apa,” tulis akun lain.

Diketahui setidaknya ada 36 unit rumah menteri yang dibangun di atas pegunungan. Rinciannya, Sebanyak 24 unit Rumah Tapak Jabatan Menteri Persil 104 dibangun di atas lahan seluas 10,6 Ha. Sementara, Rumah Tapak Jabatan Menteri Persil 105 sebanyak 12 unit dibangun di atas lahan seluas 9,1 Ha.

Seluruhnya dilengkapi dengan prasarana, sarana dan utilitas (PSU), meubelair, serta fasum fasos. Dan untuk proses konstruksi telah dimulai sejak Desember 2022 lalu.

Adapun rumah menteri dibangun dengan luas bangunan sekitar 580 meter persegi dan luas lahan sekitar 1.000 meter persegi. Setidaknya saat ini sudah ada 2 unit rumah menteri yanghttps://mesinpencarinenas.com/ sudah rampung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*